Minggu, 02 Desember 2012

Sekilas Leukemia

Sekilas tentang LEUKEMIA


                 Leukemia adalah penyakit keganasan pada jaringan hematopoietik yang ditandai dengan penggantian elemen sumsum tulang normal oleh sel darah abnormal atau sel Leukemik. Hal ini disebabkan oleh proliferasi tidak terkontrol dari klon sel darah immatur yang berasal dari sel induk hematopoietik. Sel leukemik tersebut juga ditemukan dalam darah perifer dan sering menginvasi jaringan retikuloendotelial seperti limpa, hati dan kelenjar limfe.1-3
               Leukemia diklasifikasikan berdasarkan tipe sel, baik menurut maturitas sel maupun turunan sel. Berdasarkan maturitas sel, leukemia dibedakan atas akut dan kronik. Jika sel ganas tersebut sebagian besar immatur (blast) maka leukemia diklasifikasikan akut, sedangkan jika yang dominan adalah sel matur maka diklasifikasikan sebagai leukemia kronik.  

         Salah satu manifestasi klinis dari leukemia adalah perdarahan. Manifestasi perdarahan yang paling sering ditemukan berupa ptekie, purpura atau ekimosis, yang terjadi pada 40 – 70% penderita leukemia akut pada saat didiagnosis. Lokasi perdarahan yang paling sering adalah pada kulit, mata, membran mukosa hidung, ginggiva dan saluran
cerna
. Perdarahan yang mengancam jiwa biasanya terjadi pada saluran cerna dan sistem saraf pusat, selain itu juga pada paru, uterus dan ovarium.Manifestasi perdarahan ini muncul sebagai akibat dari berbagai kelainan hemostasis.

         Perdarahan yang mengancam jiwa lebih sering terjadi pada leukemia akut dan merupakan masalah yang serius. Perdarahan menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada leukemia akut terutama pada leukemia mielositik akut dengan diferensiasi monositik dan leukemia promielositik akut. Komplikasi perdarahan mengakibatkan mortalitas 7 – 10% pada pasien leukemia akut yang terjadi dalam beberapa hari atau minggu pertama setelah diagnosis.

Sedangkan ciri yang paling mudah dikenali

1. Kekurangan darah fungsional

    Kulit pucat,mudah lelah, nafas pendek 

2. Kekurangan sel darah putih fungsional

    mudah terinfeksi virus dan penyakit lain

3. Kekurangan keping darah

    mudah mimisan, gusi meradang atau berdarah dan muncul bintik merah pada kulit

 Penyebab umum leukemia

1. Terkena radiasi dalam jumlah besar

2. Terinfeksi virus HTLV I dan II (Human T cell Lymfoid Virus)

3. Penyakit menurun seperti down syndrom

 pengobatan umum Leukemia

1. Sinar Radiasi

 Laser radiasi sinar gamma dengan dosis besar diakumulasikan pada daerah yang terdapat sinyal dari sel leukemia. Digunakan untukmembunuh sel leukemi di berbagai bagian tubuh seperti otak dan saraf serta saluran limfa

2. Kemoterapi

   Kemoterapi dilakukan dengan memasukkan berbagai obat kimia dengan dosis tinggi kedalam tubuh untuk membunuh sel leukemik dalam tubuh. Namun pada kemoterapi tidak hanya sel leukemik yang diserang, sel sehat dalam tubuh pun ikut diserang

3. Transplatasi sumsum tulang

    Prosedur transplatasi yang pertama dilakukan adalah dengan dilakukan penghancuran sel leukemi secara total dengan radiasi dan kemoterapi dosis tinggi. setelah itu transplatasi sum sum tulang barulah dilaksanakan


Pada umumnya, pengobatan leukemia tidak dapat memberikan kepastian kesembuhan secara pasti, namun pengobatan tersebut biasannya digunakan sebagai terapi supportif.


Sumber : Zelly Dia Rofinda.2012.Kelainan Hemostasis pada Leukemia. 

              (http://jurnal.fk.unand.ac.id)